Jepang, 30 Oktober 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Bakamla RI terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan profesionalisme personel melalui kerja sama internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan observasi sistem pelatihan penegakan hukum maritim yang diselenggarakan Japan Coast Guard (JCG) di Jepang pada 25–31 Oktober 2026, atas undangan Japan International Cooperation Agency (JICA), Jumat (30/10/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari Project for Strengthening BAKAMLA’s Capacity, sebuah program kerja sama yang bertujuan mendukung peningkatan kapasitas Bakamla RI. Melalui kegiatan ini, Bakamla RI mempelajari sistem pendidikan, metode pelatihan, serta pengembangan kompetensi personel JCG sebagai referensi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mendukung pelaksanaan tugas keamanan serta keselamatan laut Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan kehormatan (courtesy call) ke Markas Besar JCG di Tokyo. Delegasi Bakamla RI diterima oleh Hiroshi Kuwamoto, Direktur Jenderal Departemen Administrasi JCG. Dalam kunjungan tersebut, delegasi juga meninjau Command Center JCG untuk mempelajari sistem pemantauan, pengendalian operasi, serta mekanisme respons terhadap berbagai situasi keamanan dan keselamatan maritim.
Agenda berikutnya dilaksanakan di Kantor Pusat JICA. Delegasi Bakamla RI diterima oleh Ryoichi Kawabe, Direktur Tim Transportasi 2, Departemen Manajemen Infrastruktur JICA. Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam pelaksanaan program kerja sama peningkatan kapasitas Bakamla RI.
Pada hari yang sama, delegasi bertemu dengan pimpinan dan staf Mobile Cooperation Team (MCT) di JCG Aomi Office. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelatihan yang telah diselenggarakan di Indonesia sekaligus membahas peluang pengembangan program pelatihan selanjutnya. Evaluasi dan pertukaran pandangan ini diharapkan dapat membantu memastikan program kerja sama semakin sesuai dengan kebutuhan peningkatan kompetensi personel Bakamla RI.
Dari Tokyo, delegasi melanjutkan kegiatan ke Yokohama Maritime Disaster Prevention Base untuk mempelajari fasilitas, prosedur mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan keadaan darurat maritim. Pengetahuan yang diperoleh dari kunjungan ini menjadi referensi dalam memahami dukungan fasilitas dan prosedur yang diperlukan untuk menghadapi situasi darurat di lingkungan maritim.
Salah satu agenda utama kunjungan dilaksanakan di Japan Coast Guard School (JCG School), Maizuru, Prefektur Kyoto. Delegasi Bakamla RI diterima langsung oleh Kepala JCG School, Azusa Matsuura, untuk mendalami sistem pendidikan dan pelatihan yang diterapkan JCG. Pembahasan mencakup pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, pembinaan disiplin, serta standardisasi kompetensi personel.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi meninjau sejumlah fasilitas pendidikan dan latihan, mulai dari asrama dan ruang kelas hingga fasilitas praktik penggunaan sekoci penyelamat serta dojo untuk latihan keterampilan penegakan hukum. Delegasi juga menyaksikan secara langsung pembelajaran teknik penangkapan dan pengamanan (arresting skill techniques), serta berkesempatan mencoba peralatan yang digunakan dalam latihan.
Melalui observasi langsung dan pertukaran pengalaman dengan para instruktur JCG School, delegasi Bakamla RI memperoleh gambaran mengenai penerapan sistem pelatihan yang terstruktur dan berorientasi pada penguasaan keterampilan praktis. Pengalaman ini dapat menjadi bahan pembelajaran dalam pengembangan sistem pendidikan dan pelatihan Bakamla RI, dengan tetap memperhatikan kebutuhan organisasi serta karakteristik tugas penegakan hukum maritim di Indonesia.
Delegasi Bakamla RI dalam kegiatan ini terdiri atas Kolonel Bakamla Edi Kuswanto, Kepala Subdirektorat Perencanaan Latihan; Kolonel Bakamla Irma Sahara, Kepala Subdirektorat Dukungan Latihan; Lettu Bakamla Muhammad Kurnianto Kuntjoro, S.H., dari Direktorat Hukum; Letda Bakamla Andika Agung, S.T., dari Direktorat Data dan Informasi; serta Sertu Bakamla Indra Agustira dari Direktorat Latihan. Delegasi turut didampingi oleh Tenaga Ahli JICA, Kanke Tsukasa.
Kegiatan observasi ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperluas wawasan dan bertukar pengalaman, tetapi juga memperkuat kemitraan antara Bakamla RI, JCG, dan JICA dalam pengembangan kapasitas keamanan maritim. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan metode pelatihan, serta penguatan kemampuan operasional personel Bakamla RI.
Melalui pembelajaran dan kerja sama yang berkelanjutan dengan mitra internasional, Bakamla RI terus berupaya membangun institusi yang profesional, modern, dan adaptif terhadap dinamika tantangan keamanan laut. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Bakamla RI dalam memperkuat penegakan hukum maritim serta mewujudkan keamanan dan keselamatan laut Indonesia yang berkelanjutan.(Humas Bakamla RI)
Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN